Mantan Presiden Disarankan Bentuk Grup Whatsapp



JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai usulan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono sangat ngawur untuk membuat klub presiden dan mantan presiden.
Lebih baik, kata Arief, SBY membuat klub mantan presiden di grup interaktif WhatsApp, sehingga tidak menganggu waktu Jokowi yang sedang bekerja untuk rakyat.
"Itu usul (SBY) ngawur dan engga ada gunanya. Itu mah cuma keinginan SBY agar gampang minta waktu ketemu Pak Joko Widodo. Engga perlu klub Presiden, cukup klub mantan Presiden chatting WA (WhatsApp) aja," kata Arief saat dihubungi di Jakarta, Jumat (9/3/2017).
Sementara itu, Arief meminta SBY mencontoh negara maju seperti Amerika Serikat dan Cina, dimana seorang mantan presiden tidak boleh mengkritisi presiden yang menggantikannya.
"Jadi rakyat engga bingung dan tidak terjadi adu domba. Kalaupun ada usulan untuk pemerintahan yang baru cukup japri (jaringan pribadi) lewat WhatsApp aja terjamin kok engga bisa disadap. Dan jangan ngoceh-ngoceh di media sosial seakan akan pemerintahan yang pernah dipimpinnya lebih baik dari yang sekarang," paparnya. (icl)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Astaghfirullah! PDIP Yakinkan Babi Aman Dikonsumsi

Polri Turunkan Densus 88 Di Aksi 313

Naik Sepeda Untuk Ke Masjid Saat Nyepi (Di Bali), Mualaf Ini Dipukuli "Polisi" Sampai Babak-belur Saat Sedang Sholat